4 Langkah Yogyakarta Menyambut Wisatawan Libur Akhir Tahun

Berita Wisata Indonesia Singgih Raharjo selaku Kepala Dinas Pariwisata Yogyakarta, kini pihaknya melakukan sejumlah persiapan guna untuk menyambut wisatawan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Pastikan semua destinasi dan tempat wisata terapkan protokol kesehatan dengan cara dilihat kembali sarana dan prasarana, apakah ada yang rusak atau tidak,” ucapnya Singgih Raharjo.

Berikut ini 4 langkah kota Yogyakarta menyambut wisatawan libur akhir tahun.

travel.kompas.com

1. Tidak Memiliki Target Wisatawan

Singgih mengatakan bahwa saat ini mereka tidak memiliki target jumlah wisatawan yang datang selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

Menurut dia dalam situasi dan kondisi saat ini akibat pandemi COVID-19, tidak memungkinkan pihaknya menargetkan berapa jumlah kunjungan.

2. Tidak Adanya Izin Perayaan Nataru Berpotensi Mendatangkan Kerumunan

Yogyakarta tidak melarang pagelaran perayaan Natal dan juga Tahun Baru, para penyelenggara acara wajib mematuhi protokol kesehatan seperti pengetatan aturan jaga jarak.

“Dalam perayaan Tahun Baru juga tidak ada larangan, tapi tidak boleh ada kerumunan. Seperti itu prinsipnya,” ungkapnya. Ia melanjutkan, Satgas Covid-19 Yogyakarta mengimbau Pemda Yogyakarta untuk tidak menerbitkan izin untuk acara yang punya potensi kerumunan,” lanjut Singgih.

Terkait berita soal Yogyakarta ditutup, Singgih menuturkan bahwa Yogyakarta sudah menangkis isu tersebut melalui sebuah klarifikasi dari akun Instagram @humasjogja. Dengan begitu, Singgih menghimbau agar calon wisatawan tidak perlu khawatir karena mereka tetap bisa liburan ke sana.

3. Promosi APK Visiting Jogja

Singgih juga mengatakan bahwa pihaknya sedang kembali mempromosikan aplikasi Visiting Jogja.

“Promosi lagi berkaitan dengan melakukan reservasi untuk menghindari antrean di loket tempat wisata. Data juga akan makin lengkap untuk pelacakan,” ujar dia.

4. Perbaikan sarana dan prasarana

Ada salah satu cara dan langkah yang dipersiapkan untuk menyambut wisatawan selama libur natal dan tahun baru, yaitu perbaikan sarana penunjang penerapan protokol kesehatan.

Adapun, beberapa langkah yang dilakukan adalah penambahan wastafel, hand sanitizer, thermo gun, dan petugas yang akan berjaga. Menurut Singgih, penerapan protokol kesehatan sudah menjadi sebuah keharusan. sehingga hal-hal yang kurang memfasilitasi penerapan segera diperbaiki.

August Tyan: Pecinta wisata kuliner streetfood, tiada hari tanpa persantannan dan perbabatan duniawi ~