5 Tips Traveling Kesalahan Fatal yang Wajib Dihindari Saat Berlayar dengan Kapal Pesiar

Tips Traveling – Berlibur tidak selalu harus terbatas pada destinasi daratan saja, karena pengalaman yang menarik juga dapat ditemukan di atas laut, misalnya dengan menjelajahi perjalanan kapal pesiar. Destinasi seperti Singapura, Genting di Malaysia, Penang, dan Phuket di Thailand menjadi rute yang sangat diminati oleh para pelancong.

Tidak berbeda dengan aturan yang berlaku saat bepergian dengan moda transportasi lainnya seperti bus, pesawat, atau kereta api, penumpang kapal pesiar diwajibkan untuk mematuhi peraturan yang berlaku di dalamnya. Setiap kapal pesiar memiliki ketentuan-ketentuan khusus yang harus dipatuhi, termasuk larangan membawa barang tajam atau senjata. Simak berikut ini 5 Tips Traveling Kesalahan Fatal yang Wajib Dihindari Saat Berlayar dengan Kapal Pesiar.


(pixabay.com/tookapic)

Keluhan tentang bagasi atau perdebatan dengan sesama penumpang

Jumlah penumpang di kapal pesiar sangat besar, sehingga butuh waktu bagi staf untuk mengecek dan mengantarkan bagasi ke kamar masing-masing penumpang. Alih-alih mengungkapkan ketidakpuasan kepada petugas layanan pelanggan karena bagasi tidak segera tiba, Tips Traveling kali ini adalah bijaklah untuk menyediakan beberapa set pakaian, perlengkapan mandi, dan obat-obatan penting dalam tas bawaan.

Tak hanya itu, kapasitas lift di kapal pesiar juga terbatas, sehingga lebih bijak untuk menggunakan tangga apabila tujuan Anda hanya beberapa lantai ke atas atau ke bawah. Dengan demikian, Anda dapat menghindari kerumunan dan konflik dengan penumpang lain yang mungkin terjadi.

Tips Traveling kali ini konsumsi minuman beralkohol hingga mabuk, penggunaan obat terlarang, atau bahkan kedatangan terlambat tidak diperbolehkan saat berada di kapal pesiar. Begitu pula, melakukan lelucon kepada teman atau penumpang lain di kapal pesiar tidaklah diperkenankan karena dapat membahayakan keselamatan semua penumpang.

(freepik.com/jcomp)

Perjalanan Meski Tengah Terserang Penyakit

Pandemi COVID-19 telah mengajarkan kepada kita betapa pentingnya menjaga kebersihan dan mengisolasi diri ketika sakit. Tentu saja, kita tidak ingin melewatkan atau mengubah rencana perjalanan kapal pesiar kita. Namun, jika kondisi kesehatan sedang tidak prima dan membutuhkan perawatan medis, bijaklah untuk menunda perjalanan.

Tips Traveling sebelum check-in, petugas kapal pesiar akan memberikan formulir kesehatan yang harus diisi oleh setiap penumpang. Tujuan dari pengisian formulir tersebut adalah untuk mencegah penyebaran norovirus, yang dapat menyebabkan muntah dan diare secara tiba-tiba. Selain itu, pihak kapal pesiar juga akan melakukan skrining terkait gejala COVID-19 serta memeriksa riwayat vaksinasi.

Baca Juga : Tips Travelling 4 Travel Murah Padang Menuju Ke Bukit Tinggi

Bagi penumpang yang memiliki riwayat medis tertentu, seperti diabetes, alergi, atau hipertensi, Tips Traveling yang harus di perhatikan disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memesan tiket kapal pesiar. Jika ada kebutuhan akan diet khusus, sebaiknya sampaikan kepada pihak kapal pesiar saat melakukan pemesanan tiket.

(pexels.com/Piyapong Sayduang)

Hindari Konsumsi Obat Terlarang dan Perilaku Konyol

Kapal pesiar merupakan tempat yang menyediakan berbagai pilihan hiburan, termasuk bar dan restoran yang menyajikan minuman beralkohol seperti anggur dan bir. Namun, penting untuk diingat bahwa mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan hingga mabuk atau menyebabkan kerusuhan tidaklah diperbolehkan di kapal pesiar. Begitu pula dengan penggunaan obat-obatan terlarang yang dapat menyebabkan seseorang terlibat dalam tindakan yang mengganggu ketertiban di kapal.

Tips Traveling yang harus diperhatikan adalah praktik lelucon atau prank juga tidak diperbolehkan di kapal pesiar karena dapat mengancam keselamatan penumpang lainnya. Sebagaimana yang disebutkan dalam artikel yang dilaporkan oleh Aronfeld Trial Lawyers, melanggar peraturan yang ditetapkan dapat berujung pada sanksi hukum, denda, dan bahkan pengusiran dari kapal pesiar. Oleh karena itu, penting bagi setiap penumpang untuk mematuhi aturan dan menghindari perilaku yang dapat mengganggu ketertiban dan keselamatan di kapal pesiar.

(unsplash.com/Global Residence Index)

Cara Aman Menyimpan Barang Berharga di Kapal Pesiar

Penting bagi para penumpang kapal pesiar untuk memastikan keamanan barang berharga mereka selama perjalanan. Salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah tidak meninggalkan paspor atau barang berharga lainnya di dalam koper yang tidak terkunci di dalam kamar. Hal ini terutama penting ketika kapal bersandar dan semua penumpang turun untuk melakukan kegiatan di darat guna mencegah kemungkinan kehilangan atau pencurian. Sebagai alternatif, penumpang disarankan untuk menyimpan barang berharga di dalam kotak penyimpanan atau safe deposit box yang tersedia di dalam kamar.

Baca Juga : 7 Tips Travelling Aman Ketika Mudik Dengan Kendaraan Pribadi

Tips Traveling selain itu, penting juga untuk menjaga kartu kunci yang diberikan saat check-in dengan baik. Kehilangan kartu kunci dapat berakibat pada denda yang dikenakan kepada penumpang. Beberapa kapal pesiar bahkan memberikan gelang identitas kepada penumpang sebagai pengganti kartu kunci. Penumpang disarankan untuk tetap mengenakan gelang tersebut selama berada di dalam kapal maupun saat beraktivitas di luar kapal.

Sebelum turun dari kapal pesiar untuk berwisata, pastikan untuk selalu membawa paspor dan barang berharga lainnya yang diperlukan. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, penumpang dapat memastikan keamanan barang-barang mereka selama menjalani petualangan di kapal pesiar.

(pixabay.com/neufal54)

Tips Tepat Waktu saat Berlayar dengan Kapal Pesiar

Tips Traveling yang terakhir adalah ketepatan waktu sangatlah penting saat akan menaiki kapal pesiar, sama halnya seperti saat bepergian dengan pesawat atau kereta api. Kehadiran tepat waktu akan menghindarkan kita dari berbagai masalah, seperti ketinggalan kapal. Kapal pesiar seringkali dapat mengangkut ribuan penumpang, dan setiap penumpang harus melalui proses pemeriksaan dokumen dan barang bawaan sebelum naik ke kapal.

Datang terlalu dekat dengan waktu keberangkatan dapat berisiko tidak diizinkan masuk atau bahkan membuat kapal pesiar terlambat berangkat. Kapal pesiar biasanya berlabuh di pelabuhan sesuai dengan rute perjalanan mereka selama beberapa jam. Selama waktu berlabuh tersebut, penumpang dapat turun dan menikmati wisata di kota yang dikunjungi sebelum kembali ke kapal.

Tips Traveling agar tidak terlambat, disarankan untuk menggunakan fitur timer pada telepon pintar atau jam tangan sebagai pengingat. Perlu diingat bahwa waktu lokal di pelabuhan mungkin berbeda dengan waktu di dalam kapal. Sebelum turun, sebaiknya tanyakan kepada petugas kapal mengenai perbedaan waktu tersebut agar dapat mengatur jadwal dengan baik. Dengan menjaga ketepatan waktu, kita dapat memastikan pengalaman berlayar dengan kapal pesiar menjadi lancar dan menyenangkan.

Tiket Pesawat Murah Singapura

Booking Hotel Murah Di Singapura

August Tyan: Pecinta wisata kuliner streetfood, tiada hari tanpa persantannan dan perbabatan duniawi ~