7 Tempat Ngabuburit Solo yang Cocok untuk Bersantai dan Menunggu Waktu Berbuka Puasa

Berita Wisata Indonesia – Menghabiskan waktu di Solo pada waktu menjelang magrib bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan. Selain menikmati suasana kota yang tenang, kamu juga bisa mengunjungi berbagai tempat ngabuburit Solo yang menarik. Selain itu, di sana juga tersedia berbagai macam takjil yang lezat.

Berburu takjil sambil menunggu waktu berbuka puasa bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan. Di Solo, kamu bisa menemukan banyak tempat ngabuburit yang menarik dan cocok untuk mengisi waktu senggang. Berikut ini 7 Tempat Ngabuburit Solo yang Cocok untuk Bersantai dan Menunggu Waktu Berbuka Puasa.

7 Tempat Ngabuburit Solo yang Cocok untuk Bersantai dan Menunggu Waktu Berbuka Puasa

(google.com/maps/alun mondial)

1. Keraton Surakarta Hadiningrat

Keraton Surakarta Hadiningrat, juga dikenal sebagai Keraton Solo, merupakan istana dan pusat kebudayaan Jawa yang terletak di Kota Solo, Jawa Tengah. Keraton ini didirikan pada tahun 1744 oleh Sunan Pakubuwono II dan hingga kini masih dihuni oleh keluarga kerajaan.

Keraton Solo memiliki arsitektur khas Jawa yang memukau. Bangunan utama terdiri dari beberapa paviliun dan terdapat tiga halaman yang luas. Di dalam keraton, terdapat museum yang menyimpan berbagai koleksi benda seni, lukisan, pakaian adat, serta barang-barang kerajaan lainnya.

Keraton Solo juga sering digunakan sebagai lokasi upacara adat, seperti pernikahan dan penobatan raja. Tak hanya itu, pada saat-saat tertentu, di dalam keraton juga diselenggarakan pertunjukan seni tradisional Jawa, seperti wayang kulit dan tari-tarian.

(google.com/maps/eko dedi prasetio)

2. Monumen 45 Banjarsari

Monumen 45 Banjarsari adalah sebuah landmark sejarah yang terletak di Kota Surakarta. Monumen ini didirikan untuk mengenang peristiwa heroik pada 28 September 1945, ketika pasukan Belanda melakukan serangan ke Surakarta dan Banjarsari. Serangan tersebut berhasil dipatahkan oleh pasukan Indonesia yang dipimpin oleh Mayor Suryowijayan.

Monumen ini memiliki bentuk menara yang tingginya mencapai 45 meter, yang melambangkan peristiwa 28 September 1945. Di dalam monumen terdapat museum yang memamerkan benda-benda peninggalan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati pemandangan Kota Surakarta dari atas monumen.

Monumen 45 Banjarsari menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang populer di Surakarta. Banyak wisatawan yang datang ke sini untuk mengetahui lebih dalam tentang perjuangan para pahlawan Indonesia. Selain itu, monumen ini juga sering digunakan sebagai lokasi untuk upacara peringatan hari kemerdekaan Indonesia dan acara-acara lain yang berkaitan dengan sejarah Indonesia.

(google.com/maps/Galih Fajar Antasari)

3. Alun-alun Kidul

Alun-alun Kidul atau yang juga dikenal sebagai Alun-alun Selatan adalah salah satu tempat wisata ikonik yang terletak di kota Solo, Jawa Tengah. Tempat ini terkenal dengan suasana yang ramai dan khas dengan suasana keraton. Selain itu, Alun-alun Kidul juga terkenal dengan mitos yang mengatakan bahwa siapa saja yang berjalan di antara dua pohon beringin di tengah-tengah alun-alun dengan mata tertutup akan mendapatkan kemujuran dalam hidupnya.

Alun-alun Kidul sering dijadikan tempat berkumpul masyarakat setempat, baik untuk bersantai, berolahraga, atau sekadar melepas lelah. Di sini, pengunjung juga bisa menikmati beragam kuliner khas Solo yang dijual di sekitar alun-alun. Selain itu, pada malam hari, Alun-alun Kidul juga dilengkapi dengan pencahayaan yang menarik sehingga memberikan suasana yang lebih romantis dan nyaman untuk wisatawan yang datang.

Alun-alun Kidul juga memiliki nilai sejarah yang penting, terutama sebagai bagian dari kompleks keraton. Alun-alun Kidul sendiri dibangun pada masa pemerintahan Pakubuwono II pada tahun 1757. Pada awalnya, tempat ini hanya diperuntukkan sebagai tempat berkumpul para prajurit dan rakyat jelata. Namun, seiring berjalannya waktu, Alun-alun Kidul semakin populer dan menjadi salah satu tempat wisata terkenal di Solo hingga saat ini.

Jadi, bagi kamu yang ingin menikmati suasana alun-alun yang khas dengan nuansa keraton serta mencicipi berbagai kuliner khas Solo, Alun-alun Kidul adalah tempat yang wajib kamu kunjungi. Selain itu, kamu juga bisa mengikuti tradisi melempar koin di tengah-tengah alun-alun dan mencoba peruntunganmu. Ayo, jangan lewatkan keseruan di Alun-alun Kidul ketika berkunjung ke Solo!

(google.com/maps/nurlaili falasifa)

4. Bendungan Tirtonadi

Bendungan Tirtonadi adalah salah satu objek wisata yang berada di Kota Solo, Jawa Tengah. Bendungan yang dibangun pada tahun 1921 ini memiliki fungsi utama sebagai sarana irigasi bagi masyarakat sekitar.

Namun, kini Bendungan Tirtonadi juga menjadi salah satu tempat wisata yang populer di kota Solo. Di sini, pengunjung dapat menikmati pemandangan indah dari atas bendungan yang dikelilingi oleh pepohonan hijau yang rimbun.

Selain menikmati pemandangan alam yang menakjubkan, di Bendungan Tirtonadi juga terdapat area rekreasi yang luas. Pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas seperti piknik, bermain voli pantai, bersepeda, dan masih banyak lagi.

Tak hanya itu, Bendungan Tirtonadi juga sering digunakan sebagai tempat untuk mengadakan berbagai acara, seperti konser musik, pertunjukan seni, hingga festival kuliner.

Tak heran jika Bendungan Tirtonadi menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat berada di kota Solo. Bagi Anda yang ingin merasakan keindahan alam dan berbagai aktivitas seru, jangan lewatkan untuk mengunjungi Bendungan Tirtonadi.

surakarta.go.id

5. Taman Jayawijaya Mojosongo

Taman Jayawijaya Mojosongo adalah salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat berada di Solo. Taman yang berada di kawasan Mojosongo ini menawarkan berbagai wahana dan fasilitas yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Di Taman Jayawijaya Mojosongo, pengunjung bisa menikmati berbagai jenis wahana, seperti taman bunga, taman air, kolam renang, dan juga arena bermain anak. Selain itu, terdapat juga beberapa fasilitas menarik lainnya seperti jogging track, taman bermain, lapangan bola, dan masih banyak lagi.

Kelebihan dari Taman Jayawijaya Mojosongo adalah pemandangan yang indah dan suasana yang asri. Terdapat juga beberapa tempat untuk bersantai dan menikmati waktu dengan keluarga, teman, maupun pasangan.

Taman Jayawijaya Mojosongo dapat dijadikan pilihan untuk mengisi waktu luang bersama keluarga atau teman-teman. Lokasi yang mudah dijangkau serta fasilitas yang lengkap menjadikan taman ini sebagai destinasi wisata yang sangat menarik. Jangan lupa untuk menyiapkan kamera agar dapat mengabadikan momen berharga selama berada di Taman Jayawijaya Mojosongo.

surakarta.go.id

6. Stadion Manahan

Stadion Manahan adalah sebuah stadion sepak bola di kota Solo, Jawa Tengah. Stadion ini merupakan markas dari klub sepak bola Persis Solo. Dengan kapasitas mencapai 20 ribu penonton, stadion ini sering digunakan untuk pertandingan sepak bola lokal maupun nasional.

Stadion Manahan memiliki lapangan berumput dengan standar FIFA. Selain itu, stadion ini juga dilengkapi dengan fasilitas seperti tribun penonton, area parkir, dan toko merchandise klub. Selama berada di stadion, penonton dapat menikmati pemandangan kota Solo dari atas tribun.

Stadion Manahan juga pernah menjadi tuan rumah untuk beberapa pertandingan penting, seperti Piala AFF 2016 dan Piala Presiden 2018. Selain itu, stadion ini juga menjadi tempat pertandingan sepak bola antara Tim Nasional Indonesia dan Tim Nasional Myanmar pada tahun 2017.

Bagi para pecinta sepak bola, Stadion Manahan menjadi salah satu destinasi wajib yang harus dikunjungi saat berada di kota Solo. Dengan suasana yang meriah dan fasilitas yang memadai, penonton dapat menikmati pertandingan sepak bola dengan nyaman dan seru di stadion ini.

(instagram.com/hvnrynt_)

7. Taman Balekambang

Taman Balekambang merupakan salah satu tempat wisata yang terkenal di Surakarta. Berlokasi di kawasan Gilingan, taman ini menawarkan berbagai wahana dan fasilitas rekreasi yang menyenangkan bagi pengunjung.

Taman Balekambang memiliki area bermain anak-anak, kolam renang, dan area jogging. Selain itu, taman ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti gazebo, warung makan, dan toilet yang bersih dan nyaman.

Salah satu daya tarik utama Taman Balekambang adalah kolam renangnya yang terletak di tengah taman dan dikelilingi oleh pohon-pohon yang rindang. Kolam renang ini memiliki air yang jernih dan bersih, sehingga sangat cocok untuk berenang atau sekadar berendam di air pada hari-hari yang panas.

Taman Balekambang juga sering menjadi lokasi acara atau festival di Surakarta. Setiap tahun, taman ini menjadi tuan rumah untuk berbagai acara seperti Festival Telur dan Festival Durian yang diadakan pada bulan-bulan tertentu.

Dengan fasilitas dan wahana yang lengkap serta lokasinya yang strategis, Taman Balekambang menjadi destinasi wisata yang populer di Surakarta. Bagi Anda yang ingin berlibur atau sekadar melepas penat, jangan lewatkan untuk mengunjungi Taman Balekambang di Surakarta.

August Tyan: Pecinta wisata kuliner streetfood, tiada hari tanpa persantannan dan perbabatan duniawi ~