Berita Wisata Indonesia – Jogjakarta atau Yogyakarta yang merupakan kota pelajar sudah pasti banyak anak muda atau yang sering dikenal dengan istilah Milenial.

Seiring dengan perkembangan jaman, semua aspek dalam kehidupan manusia juga terus berkembang, seperti halnya makanan atau juga kuliner di Yogykarta, ada beberapa kuliner Jogja yang saat ini tren di kalangan anak muda, penasaran apa saja ? yuk simak 6 Wisata Kuliner Jogjakarta Kekinian Yang Terpopuler Di Kalangan Anak Milenial.

visitingjogja.jogjaprov.go.id

1. Pukis Kotabaru

Jika kita berbicara tentang Kuliner Kota Yogyakarta tidak lengkap jika tidak menyebut kue pukis yang satu ini, karena viralnya untuk bisa mendapatkan kue ini harus antri 2 jam lebih.

Sebelum viral kue Pukis Kotabaru ini bahkan sudah sering antri oleh pembeli lokal. Saat mengunjungi tempat ini, manjakan matamu dengan cara pembuatannya yang unik dan anti mainstream. Dikarenakan ukurannya yang besar dan toppingnya melimpah, jangan kaget untuk harga pukis Kotabaru lebih mahal daripada pukis lainnya.

Berlokasi di Jl. Abu Bakar Ali No.2, Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55224 dengan harga mulai dari Rp 8.000 saja.

Twitter

2. Bubur Hayam Kotabaru

Bubur Hayam Kotabaru mengusung konsep makanan sederhana, menjadi kuliner paling sukses dan viral di kalangan anak muda Yogyakarta. Tidak hanya bubur ayam saja yang ditawarkan kamu juga bisa mencoba bubur ketan hitam serta minuman unik lainnya, Toppingnya yang berlimpah serta rasanya yang lezat membuat bubur ini disukai banyak orang, selain itu didukung dengan suasana makan yang modern dan nyaman membuat tempat ini sering dijadikan tempat nongkrong bagi milenial Jogja.

Berlokasi di Jalan Kaliurang No.KM.16, Area Sawah, Pakembinangun, Kec. Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55582. Untuk harga mulai dari Rp 5.000 saja.

Solopos.com

3. Lupis Mbah Satinem

Lupis Mbah Satinem mungkin sudah menjadi salah satu Kuliner Khas Yogyakarta yang Legendaris, jajanan tradisional ini berbahan dasar beras ketan yang diberikan topping gula merah dan parutan kelapa.

Tidak hanya lupis, Mbah Satinem juga menjual Cenil, Getuk, dan juga gatot yang dicampur atau dapat dipisah. Di Netflix dan konten digital lainnya, anak muda akhirnya juga mulai menyukai kuliner Jogja Tradisional ini.

Berlokasi di Jl. Bumijo No.52-40, Bumijo, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55231. Harga mulai Rp 10.000-an.

Tripadvisor

4. Ayam Geprek Bu Rum

Ayam Geprek Bu Rum merupakan pertama kali yang membuat dan menyediakan ayam geprek di Jogja, asal mula makanan ini bermula dari seorang mahasiswa yang meminta Bu Rum menambahkan dan menggeprek ayam goreng tepung dengan sambal miliknya. Karena bermula dari warung nasi, ayam geprek disini bisa kamu nikmati dengan aneka sayur dan lauk lain yang dapat diambil secara prasmanan.

Berlokasi di Jl. Wulung, Papringan, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281, dengan harga mulai dari Rp 10.000-an saja.

Travel Kompas

5. Tempo Del Gelato

Tempo Del Gelato cocok buat kamu pecinta es krim, khususnya Gelato. Rasa manis yang pas dan varian rasa beragam membuat Gelato ditempat ini sangat dicintai oleh semua kalangan.

Kesuksesan tersebut membuat Tempo Del Gelato memiliki 3 cabang di Kota Gudeg ini, desain cafe yang cantik dan mengadopsi gaya Italia cocok unutk kamu yang gemar berfoto Instagramable, setelah berkeliling mencicipi makanan, sempatkan untuk datang dan menikmati Gelato sebagai Dessert.

Tiga cabang dari Tempo Del Gelato berlokasi antaranya :

  • Jalan Kaliurang KM 5 No. 98, Mlati – Sleman Yogyakarta, 55284
  • Jl. Prawirotaman No.38B, Brontokusuman, Kec. Mergangsan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55153
  • Wirogunan, Mergangsan, Yogyakarta City, Special Region of Yogyakarta 55151

Dengan harga mulai dari Rp 15,000-an saja.

IDN Times

 

6. Angkringan Kopi Joss Lik Man

Angkringan Kopi Joss Lik Man memang beda dari yang lain, karena menyediakan kopi Joss yang unik, Kopi Joss sendiri merupakan Kopi Tubruk Hitam yang diberikan bara arang panas sebelum disajikan, Walaupun terdengar cukup aneh.

Jangan salah pemberian arang pada kopi menyebabkan menurunnya kandungan kafein pada kopi yang membuat kopi joss lebih ramah terhadap lambungmu. Terlebih lagi buat kamu yang takut mengkonsumsi kopi karena asam lambung. Kopi Joss paling tepat dinikmati bersama nasi kucing, sate, gorengan serta makan di pinggir jalan, secangkir kopi ini cocok untuk dinikmati bersama malam kota Jogja yang syahdu.

Berlokasi di Jl. Wongsodirjan, Sosromenduran, Gedong Tengen, Yogyakarta. Harga dimenu mulai dari Rp 2,000-an saja.