7 Destinasi Wisata Yogyakarta Yang Tutup Karena Kasus COVID-19

Berita Wisata Indonesia – Dalam kasus harian COVID-19 diberbagai wilayah di Indonesia kini kembali meningkat, tidak terkecuali di Yogyakarta, dan pada hari Minggu 27 Juni 2021, tercatat 830 kasus baru, dengan jumlah yang tertinggi selama pandemi di kota Yogyakarta.

Dan kenaikan kasus COVID-19 ini berimbas ke banyak lokasi wisata populer Yogyakarta pada akhirnya terpaksa harus di tutup, penutupan destinasi wisata ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19. Berikut ini 7 Destinasi Wisata Yogyakarta Populer yang terpaksa harus tutup.

7 Destinasi Wisata Yogyakarta Yang Tutup Karena Kasus COVID-19

phinemo.com

1. Bukit Paralayang Watugupit

Lokasi Wisata Yogyakarta satu ini Bukit Paralayang Watugupit akan ditutup selama dua pekan ke depan sampai Rabu, 7 Juli 2021.

jogjabike.id

2. Candi Ijo

Salah satu spot menikmati sunset terbaik di Yogyakarta, Candi Ijo ini terpaksa harus ditutup sampai Jumat, 2 Juli 2021.

itrip.id

3. Ratu Boko

Situs Ratu Boko yang berlokasi tak jauh dari Candi Prambanan juga ditutup hingga tanggal yang sama, yakni Jumat, 2 Juli 2021.

Instagram.com/myearthproject

4. Candi Prambanan

Destinasi Wisata Yogyakarta satu ini menjadi bintangnya lokasi liburan bagi para wisatawan yang sedang liburan ke Yogyakarta, akan tetapi sayangnya Candi Prambanan akan ditutup hingga Jumat, 2 Juli 2021.

wikimedia.org

5. Museum Benteng Vredeburg

Museum Benteng Vredeburg yang berlokasi di titik nol ini juga harus terpaksa tidak menerima kunjungan terlebih dahulu sampai Jumat, 2 Juli 2021.

wikimedia.org

6. Kampung Wisata Taman Sari

Kampung Wisata Taman Sari yang masuk kedalam bagian dari Kraton juga ditutup sampai Jumat, 2 Juli 2021.

wikimedia.org

7. Kraton Yogyakarta

Kraton Yogyakarta juga terpaksa harus tutup mulai Sabtu, 26 Juni 2021, sampai hari Jumat, 2 Juli 2021. Jadi buat kamu yang ingin liburan ke Yogyakarta lebih baik wisata Staycation di kotamu terlebih dahulu demi mengurangi penyebaran dari COVID-19.

August Tyan: Pecinta wisata kuliner streetfood, tiada hari tanpa persantannan dan perbabatan duniawi ~