Wisata Indonesia – Pada tanggal 6 Juni 2020 Pangandaran di Jawa Barat akan kembali beroperasi seperti yang direncanakan oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Keputusan tersebut merupakan hasil dari kesepakatan setelah Pemkab Pangandaran mengadakan rapat dengan seluruh pelaku usaha pariwisata pada Jumat (29/5/2020) malam.

idntimes.com

Ditargetkan pada awalnya wisata pantai pangandaran akan dibuka pada tanggal 10 Juni, setelah berkomunikasi dengan Gubernur telah memberikan izin bahkan jika besok ingin dibuka, akan dipersilahkan, para pelaku wisata menyambut baik sehingga diputuskan Pangandaran akan dibuka kembali pada pekan depan.

Baca Juga : 7 lokasi wisata pantai jawa yang eksotis dan mengagumkan

Jeje selaku Bupati Pangandaran mengatakan “Dibuka tapi dengan syarat semuanya harus berkomitmen dengan menjalankan protokol pencegahan penyebaran COVID-19,”.

Pengelola hotel, restoran dan seluruh para pelaku objek wisata pangandaran harus setuju dan menandatangani surat pernyataan kesiapan mentaati peraturan yang telah digariskan oleh pemerintah. Yang diharuskan menggunakan masker dan juga sarung tangan oleh seluruh pelaku usaha pariwisata, Hotel dan Restoran juga harus menerapkan physical distancing.

Tingkat hunian hotel juga dibatasi hanya maksimal 50 persen saja, tempat duduk restoran harus diatur jaraknya, seluruh pedagang kaki lima mengenakan sarung tangan dan juga masker.

Sementara itu Pemkab Pangandaran juga akan menerapkan aturan bahwa seluruh pengunjung harus menunjukan surat keterangan sehat atau hasil rapid test non reaktif, Pemkab Pangandaran juga telah memperbanyak fasilitas untuk cuci tangan, imbauan, dan posko kesehatan.

Petugas pengawas juga akan diperbanyak sehingga untuk yang melakukan pelanggaran akan langsung ditindak, seluruh pelaku usaha pariwisata juga akan diperiksa terlebih dahulu dengan tes swab atau minimal rapid test.

Baca Juga : Tips travelling wisata pantai selatan dengan aman dan mengasyikan

Ketua PHRI Pangandaran Agus Mulyana telah menyambut baik atas keputusan membuka kembali  Tempat wisata Pangandaran, lima hari sebelum pembukaan akan dilakukan sosialisasi kepada semua anggota satu hari inspeksi dan satu hari simulasi, sehingga ketika dibuka akan langsung siap.

Kebijakan untuk para pengunjung harus menunjukan surat keterangan sehat atau hasil rapid test negatif, memang akan membuat potensi mengurangi tingkat kunjungan, karena biaya untuk melakukan rapid test saja memakan biaya sekitar Rp 300.000 sampai Rp 400.000.

Agus juga menyatakan bahwa saat ini menjadi salah satu tantangan buat wisata Pangandaran, ketika wisatawan rela untuk mengeluarkan uang menjalankan rapid test yang tidak murah, yang berarti memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada para wisatawan.

HOTEL MURAH DI BANDUNG