Tips Travelling – Jika kamu seorang Travelling yang kebetulan sedang berada di Jakarta. dan berkeinginan untuk mencoba sarana transportasi Jakarta terbaru yaitu MRT (Mass Rapid Transit/Moda Raya Terpadu).

Akan tetapi sebelum kamu memutuskan untuk mencoba sarana transportasi ini, alangkah terlebih dahulu simak tips dan panduan berpergian nyaman saat menaiki MRT Jakarta.

5 Tips dan Panduan Berpergian Nyaman Saat Menaiki MRT Jakarta

wikimedia.org

1. Jangan Malu Bertanya Pada Petugas

Petugas tidak hanya berjaga di dalam stasiun melainkan didalam gerbong kamu juga bisa menemukannya, jangan ragu bertanya jika kamu membutuhkan informasi seputar perjalanan MRT.

Tidak hanya itu, para petugas siap membantu kamu jika mengalami kendala, seperti misalnya jika kamu memiliki barang terjatuh di rel, kamu cukup melapor kepada petugas sehingga keselamtan kamu akan tetap terjaga dan aman.

Kamu juga bisa melapor jika mengalami kehilangan harta benda atau menemukan benda mencurigakan di sekitar stasiun, terpisah dari rombongan hingga menjadi korban tindak kriminal.

2. Posisi Nyaman Di Dalam Kereta

Kamu harus ingat gerbong ketiga dan keempat diprioritaskan untuk disabilitas, jadi pilihlah gerbong yang sesuai dengan kebutuhan kamu, di dalam kereta pun diterapkan berbagai aturan seperti bangku prioritas, hingga larangan berdiri di depan pintu.

Peraturan yang dibuat sebenarnya di tujukan untuk kenyamanan kita semua, seperti jika kamu memaksa berdiri didepan pintu walaupun masiha da ruang di tengah gerbong, jangan salahkan jika kamu akan terdesak oleh penumpang lain yang hendak akan masuk kedalam kereta, dan kamu harus ingat selama di dalam kereta dilarang makan dan minum, jika tidak mau di denda dan ditegur petugas.

3. Pahami Etika

Banyak beragam etika yang harus kamu pahami saat berada di stasiun atau di dalam kereta MRT, Jika kamu melanggar jangan salahkan jika para petugas atau penumpang lain menegur anda, yang tentunya pasti membuat kamu merasa bersalah.

Yang harus kamu ingat adalah Pertama berlari atau bermain di dalam stasiun maupun di dalam kereta. Hal ini merupakan salah satu aturan yang diterapkan oleh pengelola MRT.

Dan yang paling harus kamu ketahui untuk penggunaan eskalator dan lift, berdiri di sisi kiri lift jika kamu hanya ingin berdiri, dan disisi kanan dikhususkan untuk penumpang yang hendar berjalan terus atau sedang terburu-buru.

Lift juga kamu tidak bisa menggunakannya secara sembarangn, lift dikhususkan bagi penumpang disabilitas, ibu hamil, lansia, sampai penumpang yang membawa anak atau barang berat.

Demi kenyamana bersama, kamu harus mengantri dan memperhatikan petunjuk, jangan sampai berdiri di depan akses masuk kereta karena akan menggangu penumpang yang akan turun dari kereta.

Dan yang paling mendasar dari kehidupan kita sehari-hari adalah buang sampah pada tempatnya, maka di stasiun ini kamu juga harus ingat itu, buang lah sampah di tempat yang sudah disiapkan oleh para pengelola.

4. Kartu Jelajah Single Trip atau Multi Trip

Sebelum kamu memulai perjalanan menggunakan MRT, kamu diharuskan menggunakan kartu uang elektronik yang dikeluarkan oleh bank, seperti e-Money Bank Mandiri, Brizzi oleh BRI, Tapcash oleh BRI, Flazz oleh BCA, dan Jakcard dari Bank DKI, kamu juga bisa menggunakan kartu JakLingko.

Selain itu MRT Jakarta memiliki dua jenis kartu yang bisa kamu pakai seperti Single Trip, dan Multi Trip, kartu MRT Jakarta yang diberi nama Jelajah, bisa kamu peroleh di mesin penjual tiket dan loket yang telah tersedia di setiap stasiun.

Untuk kartu Jelajah Single Trip memiliki harga sebesar 15.000 dan akan dikembalikan setelah penggunaan maksimal selama tujuh hari dan dalam kondisi masih dapat kamu gunakan kembali, Harga tiket Jelajah Multi Trip yang memiliki harga sebesar 25.000 dapat kamu gunakan selama saldo masih mencukupi.

Peta Jaringan MRT Di Jakarta

Source : maxsumnews.blogspot.com

5. Pilih Stasiun Terdekat

Ada sekitar 13 stasiun yang berada dari Bundaran HI hingga Lebak Bulus, Stasiun-stasiun itu antara lain Stasiun Lebak Bulus, Stasiun Fatmawati, Stasiun Cipete Raya, Stasiun Haji Nawi, Stasiun Blok A, Stasiun Blok M, Stasiun Sisingamangaraja, Stasiun Senayan, Stasiun Istora, Stasiun Bendungan Hilir, Stasiun Setiabudi, Stasiun Dukuh Atas, dan Stasiun Bundaran HI.

Sebelum kamu memulai perjalanan sudah pastikan memilih stasiun mana yang terdekat posisi kamu, hal yang mempermudah akses kamu untuk masuk ke stasiun, tidak hanya itu, pemilihan stasiun yang tepat bisa berpengaruh pada tarif MRT yang kamu dapatkan.

HOTEL MURAH DAN POPULER DI JAKARTA